Assabetriver.org

Cara Unik Tempat Wisata Menjaga Kebersihan Lingkungan

Indonesia memang dikenal sebagai surga wisata dunia yang memukau. Ada banyak spot wisata alam terbaik yang membuat kunjungan turis luar negeri terus meningkat setiap tahun. Namun, masalah kebersihan tempat wisata masih menjadi polemik hingga sekarang. Tingkat kesadaran masyarakat dan wisatawan yang datang berkunjung masih rendah. Tak heran kalau banyak tempat wisata menjadi kehilangan daya tarik. Tentu masih ada beberapa cara tempat wisata menjaga kebersihan yang patut dijadikan teladan daerah lain.

Anda penasaran? Yuk, simak info mengenai daerah wisata yang menerapkan aturan ketat dan unik dalam menjaga kebersihan lingkungan!

Kawasan wisata Tana Toraja

Sebagai salah satu ikon wisata Indonesia yang mendunia, Tana Toraja selalu ramai dikunjungi para pelancong baik lokal atau mancanegara. Desa Kete’ Ketsu menerapkan aturan guna menunjang kebersihan lingkungan tempat wisata. Pihak pengurus desa bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk membangun tempat sampah di berbagai tempat. Para wisatawan pun dianjurkan untuk membuang sampah pada tempatnya.

Pemerintah Dinas Kabupaten Toraja Utara dan DLH atau Dinas Lingkungan Hidup memasang setidaknya 42 kotak sampah data sgp di sepanjang jalan poros dan pusat kota Rantepao, Toraja Utara untuk para wisatawan pengguna jalan kaki. Upaya yang dilakukan pada tahun 2018 lalu diharapkan mampu menjaga kebersihan Tana Toraja. Cara tempat wisata menjaga kebersihan lingkungan yang patut diapreasi ya!

Bandara Sentani dan Puncak Cartenz Jayawijaya

Mau mencari destinasi wisata yang diselimuti salju? Tak perlu pergi ke Eropa atau negara lain yang memiliki musim salju sebab Anda bisa menikmati suasana dingin di bumi Indonesia, kok. Anda mungkin harus menyempatkan waktu untuk melakukan pendakian menuju ke Puncak Cartenz Jayawijaya. Terdengar ekstrem ya? Ternyata ada cara tempat wisata menjaga kebersihan yang cukup unik di wilayah Papua.

Di Bandara Sentani, pengelola menyediakan kantong plastik ludah pinang. Seperti yang diketahui bahwa banyak masyarakat Papua yang memiliki tradisi menyirih. Anda pasti akan terkejut atau jijik menemukan bercak-bercak merah bekas orang menyirih di jalan-jalan. Guna meminimalisir hal yang bisa membuat lingkungan tak lagi indah tersebut, Bandara Sentani memberikan kantong plastik ludah pinang agar masyarakat bisa membuang bekas menyirih.

Pengelola Bandara Sentani juga memberikan papan pengumuman yang berisi larangan meludah secara sembarangan. Ada kantong plastik gratis yang bisa diambil siapa saja yang ingin menyirih di jalan dan membuang bekas sirih pada tempat sampah. Keren ya? Cara tempat wisata menjaga kebersihan juga dilakukan di Puncak Cartenz Jayawijaya yang didatangi turis asing dari Amerika atau Eropa.

Pengumpulan sampah di Puncak Cartenz Jayawijaya dilakukan menggunakan helikopter lho! Sebuah upaya bersih-bersih yang dilakukan beberapa kali dalam setahun guna menangani masalah sampah yang dibawa para pendaki di Jayawijaya. Jangan sampai tempat wisata mengalami masalah kebersihan lingkungan akibat kebiasaan buruk manusia ya!

Kota Bandung

Cara tempat wisata menjaga kebersihan yang harus ditiru seluruh kota di Indonesia adalah Bandung. Dibawah pimpinan Ridwan Kamil, kota Bandung berkembang menjadi kota seribu taman. Ada banyak taman tematik yang dibangun guna menciptakan Bandung sebagai lingkungan hijau yang asri seperti Taman Lansia, Taman Jomblo dan lain-lain.

Nah, kota Bandung sendiri mengupayakan gerakan membawa kantong sampah sendiri bagi pengunjung. Sebuah peraturan ketat yang diterapkan agar kota Bandung senantiasa bersih dan terjaga maksimal. Tak hanya berlaku di taman-taman kota Bandung, pengelola tempat wisata Skywalk Cihampelas tampaknya ingin menerapkan aturan dengan cara yang lebih unik. Cara tempat wisata menjaga kebersihan lingkungan dengan menempelkan poster-poster unik. Kalimat unik dan lucu yang terpampang di sisi pagar Skywalk Cihampelas akan membuat Anda tersenyum sekaligus enggan membuang sampah sembarangan.

Kabupaten Banyuwangi

Bupati Anas menerima penghargaan ASEAN Tourism Standard Award di Thailand beberapa waktu lalu berkat kerja keras menggenjot pariwisata Banyuwangi. Cara tempat wisata menjaga kebersihan yang diterapkan sang bupati cukup unik yaitu memberikan kantong sampah khusus untuk para wisatawan.

Kantong sampah tersebut wajib terisi dengan sampah pribadi para wisatawan setelah berkunjung ke tempat pariwisata. Tentu para wisatawan harus membayarkan uang jaminan sebesar 25 ribu rupiah saat membawa kantong sampah khusus tersebut.

Nantinya kantong sampah yang telah terisi sampah diserahkan pada petugas tempat wisata sedangkan uang jaminan tidak dikembalikan.

Upaya yang digagas sang bupati ini diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat pada kebersihan lingkungan tempat wisata. Tak heran kalau Banyuwangi menjadi salah satu kota wisata di Jawa Timur yang paling sukses dalam menjaga kebersihan lingkungan ya!

Beberapa cara tempat wisata menjaga kebersihan yang unik di atas bisa memberikan referensi bermanfaat. Kalau bukan kita yang menjaga kebersihan lingkungan wisata, siapa lagi? Yuk, tingkatkan kebersihan tempat wisata di daerah masing-masing agar kelestarian alam tetap terjaga maksimal!